Kylian Mbappe dan PSG: Reaksi Sang Bintang Usai Klubnya Meraih Gelar Liga Champions – Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya mencetak sejarah dengan meraih gelar Liga Champions 2024/2025 setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Allianz Arena, Munich. Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi klub yang selama bertahun-tahun berusaha menaklukkan Eropa. Namun, di balik euforia kemenangan PSG, banyak mata tertuju pada Kylian Mbappe, yang musim ini memilih meninggalkan klub dan bergabung dengan Real Madrid.
1. PSG Juara Liga Champions Tanpa Mbappe
Keputusan Mbappe untuk meninggalkan PSG pada musim panas 2024 sempat menjadi perbincangan besar. Ia memilih bergabung dengan Real Madrid dengan harapan bisa meraih gelar Liga Champions yang selama ini sulit didapatkan bersama PSG. Namun, ironisnya, justru setelah kepergiannya, PSG berhasil menjuarai kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Dalam laga final, PSG tampil luar biasa dengan gol-gol dari Achraf Hakimi, Désiré Doué (2 gol), Khvicha Kvaratskhelia, dan Senny Mayulu. Dominasi PSG atas Inter Milan menunjukkan bahwa klub telah berkembang menjadi tim yang lebih solid dan tidak lagi bergantung pada satu pemain bintang.
2. Reaksi Kylian Mbappe Usai PSG Juara
Meski harus menerima kenyataan pahit bahwa mantan klubnya berhasil meraih trofi Spaceman Slot yang selama ini ia impikan, Mbappe tetap menunjukkan sikap profesional dan sportif. Ia langsung memberikan ucapan selamat kepada PSG melalui media sosial.
Dalam unggahan Instagram Story-nya, Mbappe menulis: “Hari besar akhirnya tiba. Kemenangan, dan dengan gaya klub. Selamat, PSG.”
Ucapan ini menunjukkan bahwa meskipun telah meninggalkan PSG, Mbappe tetap menghormati klub yang telah membesarkan namanya.
3. Mbappe dan Musim Pertamanya di Real Madrid
Sementara PSG merayakan kemenangan bersejarah mereka, Mbappe slot qris gacor harus menghadapi kenyataan bahwa musim pertamanya di Real Madrid tidak berjalan sesuai harapan. Los Blancos gagal meraih gelar LaLiga dan Copa del Rey, serta tersingkir lebih awal di Liga Champions. Satu-satunya trofi yang berhasil mereka raih adalah Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Namun, secara individu, Mbappe tetap menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak 43 gol dari 56 pertandingan di berbagai kompetisi. Statistik ini membuktikan bahwa ia tetap menjadi salah satu pemain terbaik dunia, meskipun belum berhasil membawa Real Madrid ke puncak kejayaan Eropa.
4. PSG Tanpa Mbappe: Era Baru yang Lebih Solid
Keberhasilan PSG meraih treble winner (Ligue 1, Piala Prancis, dan Liga Champions) tanpa Mbappe menjadi bukti bahwa klub telah berkembang menjadi tim yang lebih kolektif. Kehadiran pemain seperti Désiré Doué dan Khvicha Kvaratskhelia menjadi faktor utama dalam kesuksesan PSG musim ini.
Pelatih Luis Enrique berhasil membangun tim yang lebih seimbang dan Mahjong Ways tidak lagi bergantung pada satu pemain bintang. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi PSG dan klub-klub lain bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada kerja sama tim yang solid.
Kesimpulan
Kylian Mbappe mungkin telah meninggalkan PSG dengan harapan meraih kejayaan di Real Madrid, tetapi justru mantan klubnya yang berhasil mencapai puncak Eropa. Meski demikian, Mbappe tetap menunjukkan sikap profesional dengan memberikan ucapan selamat kepada PSG. Keberhasilan PSG tanpa Mbappe juga menjadi bukti bahwa klub telah berkembang menjadi tim yang lebih kuat dan solid.